CORATCORET ADITOO

Memilih "Adiitoo" sebagai nama dunia maya. Penyuka semua jenis sayuran - kecuali bayam - ini, mencoba untuk menuangkan semua yang ada difikirannya ke dalam microblogging tumblr ini.
Selain doyan corat-coret di sini, lelaki yang berat badannya sudah turun 30kg ini juga doyan
menumpahkan semua yang ada di kepalanya di


http://adiitoo.com
Recent Tweets @Adiitoo
Posts I Like

Saya, Aditya Eka Prawira. Cowok kelahiran Medan, 18 Februari 1988 adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Saat ini, saya baru saja menyelesaikan pendidikan S1 jurusan Sistem Informasi, Universitas Gunadarma, Depok. Masa sekolah saya dulu, saya habiskan di banyak daerah. Mulai dari Aceh, Medan, Jakarta, Riau dan akhirnya kembali ke Jakarta, seorang diri untuk melanjutkan SMA.

Hidup menjauh dari orang rumah bukan perkara sulit untuk saya. Karena, dari SD sudah hidup menjauh dari orang tua. Melakukan kegiatan di dapur adalah sebuah kegiatan yang menyenangkan untuk saya. Lebih menyenangkan rasanya daripada bercinta

Saya yang mengagumi sosok Chrisye sebagai idola hingga detik ini adalah seseorang yang menyenangi kegiatan ber-wisata. Dari wisata ke museum, alam bebas sampai ber-wisata kuliner. Bagi saya, tidak ada makanan yang tidak enak. Hanya 2 pilihan; enak atau enak sekali. Kurang ajar rasanya kalau saya mengatakan suatu masakan itu tidak enak.

Saya yang hingga detik ini masih menikmati masa kesendirian, ingin sekali bisa ber-petualang dari Sabang sampai Merauke dengan dana minim. Ya, insyaallah niatan ini akan terlaksana jika saya sudah keterima kerja. Bekerja sebenarnya hanyalah pancingan untuk saya ber-wirausaha. Saya yang saat ini masih minim modal, ingin menikmati gaji yang saya terima sebagai modal saya untuk ber-wirausaha. Karena saya sadar betul, jumlah wirausaha di Indonesia tidak lebih dari 60%.

Psikolog, wartawan dan penyiar adalah beberapa profesi yang sangat saya idam-idamkan. Mungkin kalau psikolog, saya harus mengahapusnya segera, karena tidak adanya restu dari ke-dua-orang-tua saya . Maka dari itu, betapa bahagianya hati ini, bila saya bisa terjun langsung ke dunia cuap-cuap dan pencari berita, semoga saja.

Tapi, lebih daripada itu, saya adalah sosok yang memegang teguh prinsip. Saya paling anti orang menunggu saya apabila ada janji. Lebih baik saya menunggu 1 jam daripada telat 1 menit. Sepertinya, kalau di Jakarta harus sedikit ditambahin catatan kecil. Catatan kecilnya itu; Prinsip teguh itu bisa buyar seketika kalau sudah melihat jalanan Jakarta yang (*kalian tahu sendirilah)

Menunggu menandatangi kontrak kerja adalah kegiatan yang sedang saya lakukan sekarang. Dan, mencari beasiswa ke Monash University atau Adelade untuk melanjuti S2. Amin amin ya Rabbal’alamin.

PageRank Checking Icon